Kamis, 11 Maret 2010

Serba-Serbi Sirih

 Assalamualaikum WW,

Hai kawan, hari ini saya ingin sedikit bagi-bagi ilmu tentang tanaman sirih. Kawan-kawan semua tentu sudah mengenal atau paling tidak pernah mendengar mengenai tanaman sirih ini, apalagi sekarang sedang ngetren manfaat dari daun sirih merah yang merupakan salah satu jenis dari tanaman sirih.

Waktu saya remaja, ibu saya selalu meyuruh saya meminum air rebusan daun sirih seminggu dua kali, kata beliau bagus untuk remaja putri yang baru mendapatkan menstruasi agar keringat tidak bau dan menghindari keputihan. Mula-mula minum sih agak segan karena baunya tajam dan rasanya pedas-pedas gimana gitu he...he.. tapi karena dipaksa dan demi kebaikan saya juga terpaksa deh saya minum. Begitu juga pada saat saya selesai melahirkan anak pertama, ibu saya lagi-lagi menyuruh saya untuk menggunakan rebusan air daun sirih selain diminum juga untuk membersihkan daerah kewanitaan saya dengan alasan agar jahitannya cepat kering dan darah nifas yang keluar tidak berbau. Lagi-lagi demi kebaikan diri sendiri saya mengikuti saran dari ibu saya tersayang ha..ha...  tetapi boleh percaya atau tidak ternyata apa yang disarankan atau dipaksakan ibu saya tersebut kepada saya memang bener-bener manjur, luka jahitan sehabis melahirkan cepet sembuh dan mengering selain itu saya terbebas dari keringat yang bau dan darah nifas saya insyaallah tidak bau amis.

Suatu saat anak saya yang nomor 2 tiba-tiba mimisan (keluar darah dari hidung), saya tentu saja panik, eh lagi-lagi ibuku tersayang menyodorkan daun sirih yang digulung setelah dicuci bersih untuk dimasukkan ke dalam hidung anak saya yang mimisan, allahuakbar, bener-bener ajaib mimisan anak saya langsung mampet. Sejak itulah saya tertarik untuk menanam dan mempelajari sedikit-sedikit mengenai tanaman sirih ini.

Bagaimana kawan tertarik dengan tanaman sirih? Selain cantik untuk dijadikan tanaman hias di rumah ternyata banyak lho jenis dan manfaatnya. Yook kita mulai ya

Mengenal Tanaman Sirih (Piper betle L)

Sirih termasuk tumbuhan yang banyak digunakan sebagai obat secara turun temurun. Daun sirih sering digunakan oleh  orang-orang tua kita dulu (termasuk nenek saya hii..hii..) sebagai kelengkapan untuk nginang yang digunakan bersama dengan gambir, pinang dan kapur sirih. Selain itu daun sirih juga sering digunakan pada upacara-upacara adat di beberapa daerah di Indonesia. Di tempat asal orang tua saya di Sumatera Barat (orang tua saya asli suku Minangkabau), apabila akan mengundang seseorang biasanya kerabat untuk datang ke suatu acara misalnya acara perkawinan maka pihak keluarga pengundang akan datang kerumah yang akan diundang dengan membawa bokor yang berisi daun sirih beserta kelengkapannya. Apabila orang yang diundang menerima undangan tersebut maka dia dipersilahkan untuk mengambil selembar sirih beserta kelengkapannya untuk dikunyah.

Ciri-ciri tanaman Sirih
Sirih (Piper betle L) termasuk dalam jenis tanaman merambat dan bersandar pada batang pohon lain. Batangnya coklat kehijauan, berbentuk bulat beruas dengan permukaan kulit kasar dan berkerut-kerut serta sebagai tempat keluarnya akar. Bentuk daun sepeti jantung berujung runcing, tumbuh selang-seling, bertangkai dan mengeluarkan bau yang sedap jika diremas. Panjang daun sirih sekitar 5 -8  cm  dan lebar daunnya sekitar 2-5 cm. Sirih mempunyai bunga majemuk berbentuk bulir dan terdapat daun pelindung lebih kurang 1 mm berbentuk bulat panjang. Pada bulir jantan pajangnya sekitar ,5-3 cmm dan terdapat dua benang sari yang pendek sedangkan pada bulir betina panjangnya sekitar 1,5-6 cm dimana terdapat kepala putik 3-5 buah berwarna putih dan hijau kekuningan. Buahnya buah buni berbentuk bulat berwarna hijau keabu-abuan. Akarnya tunggang, bulat dan berwarna kekuningan.

Kandungan kimia dan manfaatnya

Anggota famili Piperaceae ini bersifat rasa hangat dan pedas. Menurut buku-buku kesehatan yang saya baca dan hasil penelusuran di internet, minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betlephenol), Seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan chavicol yang memiliki daya mematikan kuman, anti oksidan dan fungisida, anti jamur.
Khasiatnya antara lain sebagai peluruh kentut, menghentikan batuk, megurangi peradangan dan menghilangkan gatal. Efekzat aktif arecoline (seluruh tanaman) merangsang saraf pusat dan daya pikir, meningkatkan gerakan peristaltik, antikejang dan meredakan dengkur. Sementara daun untuk mencegah ejakulasi dini, mematikan cendawan Candida albicans yang menyebabkan keputihan, anti kejang, analgesik, anestetik dan penekan pengendali gerak. Tanin (daun) berfungsi sebagai astrigen (mengurangi sekresi cairan pada vagina), pelindung hati, antidiare dan antimutagenik.

Cara Budi Daya

Perbanyakan  tanaman dengan setek. Pemeliharaannya mudah, perlu cukup air dengan penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan, terutama pupuk dasar. Sirih bisa ditanam di tempat panas atau agak terlindung.


Bagian Tanaman yang Digunakan dan Pemanfaatannya

Bagian tanaman yang digunakan untuk beragam penyakit biasanya adalah daun segar . Beberapa contoh resep dari ramuan daun sirih untuk pengobatan antara lain adalah :

1. Untuk obat batuk
    Cuci bersih 17 lembar daun sirih. Rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 2 1/4 gelas. Dinginkan dan saring hasil rebusan. Minum 3 x sehari, masing-masing 3/4 gelas, bersama 1 sendok makan madu.

2. Untuk obat Bisul 
     Cuci bersih daun sirih 3 lembar, giling halus lalu balurkan pada bisul dan sekelilingnya kemudian balut dengan kain bersih. Ganti sehari 2 kali

3. Untuk menghilangkan bau badan dan keringat berlebihan
    Cuci bersih 9 lembar daun sirih, rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih  hinga tinggal 1 gelas. Setelah hangat saring dan minum   setiap pagi dan sore

4. Untuk bau mulut dan pendarahan gusi
    Cuci bersih 5 lembar daun sirih, rebus sampai mendidih. Setelah dingin disaring dan dipergunakan untuk kumur-kumur

Macam-macam jenis sirih

Tanaman sirih ada berbagai macam jenisnya antara lain :
1. Sirih Jawa, daunnya lebih lembut, baunya kurang tajam, warnanya hijau rumput
2. Sirih Belanda, daunnya besar, warna hijau tua, rasa dan baunya tajam dan pedas
3. Sirih cengkeh, daunnya kecil berwarna kuning, rasa seperti cengkeh
4. Sirih Merah, daunnya berlendir, berasa pahit dan beraroma khas sirih dengan warna daun bagian 
    atas hijau bercorak warna putih keabu-abuan sedang bagian bawah daun berwarna merah hati      
    cerah
5, Sirih Kuning
6. Sirih Hitam
7. Sirih Raja

Bagaimana kawan, sudah makin kenal khan dengan tanaman sirih? ternyata manfaat dan jenisnya  macam-macam ya, ayo mulai sekarang bertanam sirih yook agar kalau ada keluarga yang tiba-tiba sakit kita nggak bingung-bingung lagi untuk mendapatkannya sebagai obat.

Sekian dulu ya, nantikan entri-entri saya selanjutnya karena saya juga akan berbagi ilmu dan informasi mengenai jenis-jenis sirih yang saya sebutkan diatas. Terimakasih dan salam...

Oh ya teman , saya ada memproduksi aneka teh herbal lho, seperti teh herbal sirih merah untuk diabetes, sirih kunci untuk kewanitaan, teh selederi untuk menurunkan tekanan darah tinggi, teh daun salam untuk kolestrol, teh cabe jawa untuk menambah staminan dan lain-lain.
Kalau ingin tahu dan pesan silahkan datang ke stan saya di Dupak Grosir Surabaya, Stan no.3 dan 4 Jalan Gundih sekitar 500 meter dari Pusat Grosir Surabaya atau sms ke 08123007801, 03170906565

Wassalamualaikum WW,


Ny.Hj.Alicce Hanafi